Debian GNU/Linux 5.0 released

Setelah proses pengembangan berkelanjutan yang memakan waktu hampir 2 tahun, akhirnya tim Debian mengeluarkan versi stabil Debian GNU/Linux versi 5.0.

Distribusi GNU/Linux yang satu ini mendukung sampai dua belas arsitektur prosesor, kompatibel dengan Filesystem Hierarchy Standard (FHS) versi 2.3 dan Linux Standard Base versi 3.2.

Debian GNU/Linux 5.0 "Lenny" menambahkan dukungan untuk Marvell's Orion platform yang digunakan di berbagai piranti penyimpan. Piranti penyimpan yang didukung antara lain QNAP Turbo Station series, HP Media Vault mv2120, and Buffalo Kurobox Pro. Sebagai tambahan, "Lenny" sekarang telah mendukung beberapa Netbooks, khususnya the Eee PC by Asus. "Lenny" juga menyertakan Emdebian yang memungkinkan paket kode sumber Debian di cross-built untuk sistem embedded dengan prosesor ARM.

Release ini menyertakan berbagai update software, seperti K Desktop Environment 3.5.10 (KDE), GNOME desktop environment 2.22.2, Xfce 4.4.2 desktop environment, LXDE 0.3.2.1, the GNUstep desktop 7.3, X.Org 7.3, OpenOffice.org 2.4.1, GIMP 2.4.7, Iceweasel 3.0.6 (an unbranded version of Mozilla Firefox), Icedove 2.0.0.19 (an unbranded version of Mozilla Thunderbird), PostgreSQL 8.3.6, MySQL 5.0.51a, GNU Compiler Collection 4.3.2, Linux kernel version 2.6.26, Apache 2.2.9, Samba 3.2.5, Python 2.5.2 and 2.4.6, Perl 5.10.0, PHP 5.2.6, Asterisk 1.4.21.2, Emacs 22, Inkscape 0.46, Nagios 3.06, Xen Hypervisor 3.2.1, OpenJDK 6b11, da lebih dari 23,000 paket software siap pakai yang lain (dikompile dari lebih 12,000 paket source).

Integrasi X.Org 7.3, memungkinkan X server mengonfigurasi dengan mudah dengan berbagai tipe hardware. Paket-paket baru memberikan dukungan penuh penggunaan filesystem NTFS dan tombol-tombol multimedia, tanpa perlu melakukan penyetelan secara khusus. Dukuang untuk format Adobe® Flash® digunakan swfdec atau Gnash plugins. Perbaikan menyeluruh untuk notebooks telah dilakukan, sea\bagai contoh dukungan untuk CPU frequency scaling. Beberapa piranti lunak permainan juga disertakan.

Update OpenJDK, GNU Java compiler, GNU Java bytecode interpreter, Classpath dan versi free teknologi Java yang lain ke dalam Debian GNU/Linux 5.0 memungkinkan aplikasi-aplikasi yang dibuat menggunakan Java bisa masuk ke dalam repositori "main" Debian.

Perbaikan lain di sisi keamanan sistem, termasuk instalasi update keamanan saat pertama kali proses reboot dijalankan Debian Installer. Pengurangan program-program yang menggunakan setuid dan port-port yang dibuka pada instalasi standar. Berbagai aplikasi juga mendapatkan perbaikan pada sisi keamanan sebagai contoh adalah bahasa pemrograman PHP, sudah dimasukkan Suhosin hardening patch.

Debian GNU/Linux dapat diinstal dari berbagai media instalasi seperti DVD, CD, USB stick dan floppy disk, atau bahkan dari jaringan. Desktop default adalah GNOME dan sudah dimasukkan pada CD/DVD pertama. Lingkungan desktop yang lain seperti — KDE, Xfce, or LXDE — dapat diinstal dari media yang lain.

Saat ini, Debian GNU/Linux dapat digunakan langsung tanpa perlu melakukan instalasi menggunakan media khusus. Media yang lebih dikenal dengan live image bisa didapatkan dalam format CD, USB, dan netboot. Yang tersedia saat ini hanya image untuk arsitektur amd64 and i386 saja.

Debian GNU/Linux bisa di download dengan bittorrent (cara yang paling dianjurkan), jigdo atau HTTP.

Upgrade ke Debian GNU/Linux 5.0 (codename "Lenny") dari release sebelumnya, Debian GNU/Linux 4.0 (codename "Etch") bisa dilakukan dengan otomatis dengan piranti manajemen paket aptitude untuk konfigurasi yang umum, dan untuk kondisi tertentu bisa jug menggunakan piranti manajemen paket apt-get. Sistem Debian GNU/Linux dapat di upgrade tanpa perlu usaha yang berlebihan.

Sumber: http://debian.org/News/2009/20090214